Jangan Berdagang Forex Jika Anda Sedang…

jangan yaPsikologi ketika berdagang sangat penting untuk dipelajari dan diperhatikan. Itulah sebabnya mengapa ketika para trader pemula mengikuti seminar atau kelas forex, mereka akan belajar psikologis dalam forex trading yang berkaitan erat dengan kedisiplinan, kesabaran, dan juga konsentrasi. Ya, para trader tidak akan bisa mendapatkan keuntungan apabila mereka tidak disiplin, sabar, dan konsentrasi. Yang ada, mereka akan kehilangan banyak modal dan merasa frustasi. Oleh sebab itu, para trader disarankan untuk tidak mengikuti emosi dan tidak serakah baik setelah mendapatkan keuntungan atau mengalami kerugian.

Apakah Anda seorang trader forex? Jika iya, selain tidak melakukan kedua hal di atas, Anda juga disarankan untuk tidak berdagang forex apabila:

Mengalami gangguan kesehatan

Ketika sedang mengalami gangguan kesehatan ringan, seperti demam atau flu, berdagang forex tentu masih bisa dilakukan dengan baik meskipun konsentrasi sedikit berkurang. Namun, jika terkena gangguan kesehatan yang cukup parah, seperti diare, pusing kepala, campak, dan lain sebagainya, disarankan untuk tidak memaksakan diri untuk berdagang forex apapun alasannya. Mengapa? Konsentrasi Anda akan sangat buruk dan Anda bisa saja mengalami kesulitan untuk menganalisa dan menentukan pilihan dalam membuka atau menutup transaksi. Belum lagi, jika Anda harus berlama-lama di depan komputer, tubuh Anda akan semakin lemah dan bisa saja Anda akan jatuh pingsan dan merugi.

Oleh sebab itu, ada baiknya untuk menunda perdagangan dan hapus keinginan untuk berdagang forex setiap hari. Berobat dan beristirahat yang cukup, jika keadaan sudah jauh lebih baik, baru Anda boleh berdagang valas lagi. Mungkin terdengar sepele tapi ada banyak trader yang terus berdagang dalam kondisi tubuh yang tidak baik sehingga mereka mengalami kerugian besar dan stres berat.

Memiliki masalah dengan orang terdekat

Mungkin terdengar biasa dan tidak ada pengaruhnya dengan perdagangan forex. Jangan salah sangka dulu, perlu diketahui bahwa ketika trader memiliki masalah dengan orang terdekat, entah itu pacar, pasangan hidup, atau keluarga, akan timbul perasaan tidak menentu yang dapat merusak konsentrasi. Bahkan tak jarang banyak trader yang mengalami hal ini menjadi kesal dan cepat emosian sehingga mereka berdagang dengan mengikuti emosi mereka. Hal ini jelas akan membuat mereka mengalami kerugian besar bahkan kehilangan semua modal mereka.

Ketika mengalami masalah dengan orang terdekat, ada baiknya untuk dicari solusinya terlebih dahulu supaya Anda bisa mendapatkan ketenangan. Jika Anda berdagang dengan hati yang tenang dan nyaman, tentu Anda bisa menikmati setiap transaksi tanpa merasa terbebani. Hal ini juga yang membuat Anda bisa memperoleh keuntungan.

Mempunyai banyak pekerjaan kantor dan rumah

Bagi trader paruh waktu atau trader yang berprofesi pekerja rumahan, sebaiknya tidak berdagang forex ketika mempunyai banyak pekerjaan baik di kantor atau di rumah. Hal ini penting untuk dilakukan karena jika tetap berdagang, pekerjaan tersebut akan terus menumpuk dan menyulitkan Anda sendiri nantinya. Bagian terburuknya adalah apabila pekerjaan tersebut harus dikerjakan sesegera mungkin dan Anda masih memaksa untuk berdagang valas, tentu pekerjaan tersebut tidak akan selesai tepat waktu dan pada akhirnya membuat Anda dimarahi oleh atasan. Ingat, bahwa Anda memiliki pekerjaan utama yang harus diprioritaskan. Namun, jika Anda ingin fokus ke perdagangan forex, Anda harus meninggalkan pekerjaan lama Anda dan mulai menjadi pedagang forex all day seutuhnya.

Semoga dengan mengetahui hal-hal di atas, Anda bisa menyadari bahwa Anda tidak harus terus berdagang jika kondisi dan situasi Anda sedang tidak memungkinkan dan menguntungkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *